Makassar — Kota Makassar kembali mencetak sejarah dengan peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) ‘Sombere and Smart’ yang dilakukan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), Rini Widyanti, pada Kamis (12/12). Peresmian ini dilakukan secara daring bersamaan dengan peluncuran 43 MPP lainnya di berbagai kabupaten/kota di Indonesia.
MPP ‘Sombere and Smart’ terletak di lantai 2 Gedung Makassar Government Center (MGC), dirancang untuk menjadi pusat layanan publik terpadu yang menawarkan kemudahan akses dan kenyamanan bagi masyarakat.
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, yang akrab disapa Danny Pomanto, mengungkapkan bahwa kehadiran MPP ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Makassar untuk memberikan layanan publik yang efisien, modern, dan terintegrasi.
“Semua layanan publik berada di satu gedung di MGC, namanya MPP Sombere and Smart Kota Makassar. Ini adalah langkah besar menuju pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Danny Pomanto saat diwawancarai usai acara peresmian.
MPP Kota Makassar menyatukan layanan dari 31 instansi, baik yang dikelola oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun instansi vertikal, dengan menyediakan lebih dari 40 jenis layanan publik.
Beberapa layanan unggulan yang tersedia di MPP antara lain:
Pengurusan dokumen kependudukan, seperti pembuatan e-KTP, KK, dan akta kelahiran.
Pelayanan pajak kendaraan bermotor, termasuk penerbitan STNK dan TNBK melalui layanan Samsat.
Layanan izin usaha, perizinan lainnya, dan berbagai layanan administratif dari pemerintah daerah.
Danny Pomanto menegaskan bahwa MPP ini tidak hanya mengedepankan efisiensi, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi masyarakat.
“Gedung ini dirancang dengan konsep smart city. Standarnya sudah melebihi standar nasional, digitalisasi berjalan dengan baik, dan semuanya terpadu. Ini adalah simbol kemajuan Kota Makassar,” tuturnya.
Selain itu, MPP juga dilengkapi dengan fasilitas modern yang mendukung pengalaman pelayanan yang ramah, nyaman, dan inklusif.
Kehadiran MPP ini sejalan dengan visi Pemkot Makassar untuk mengimplementasikan konsep smart city. Sistem pelayanan di MPP telah mengadopsi teknologi digital, mulai dari sistem antrean elektronik hingga integrasi data antarinstansi.
Danny menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan pelayanan publik di Kota Makassar berjalan lebih transparan, cepat, dan akurat.
“Kami tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga ingin memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan yang adil dan transparan. Inovasi ini adalah salah satu bentuk komitmen kami terhadap masyarakat,” tambahnya.
Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus mengembangkan MPP ‘Sombere and Smart’. Danny Pomanto menyebutkan bahwa layanan di MPP akan diperluas agar mencakup lebih banyak kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah awal. Ke depan, kami akan menambah layanan-layanan baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. MPP ini akan terus tumbuh,” ujar Danny.
MPP juga dirancang untuk dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman, sehingga mampu tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat Makassar.(*)










