MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban pasca-insiden tragis yang terjadi di Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat (29/08) malam.
Ajakan itu disampaikan Appi—sapaan akrabnya—saat bersilaturahmi dengan Kasdam XIV/Hasanuddin, Brigjen TNI Sugeng Hartono, S.E., M.M., di Balai Kota Makassar, Sabtu (30/08) malam.
“Mari kita rawat kebersamaan dan rasa persaudaraan demi terciptanya Kota Makassar yang aman, damai, dan jauh dari segala bentuk provokasi,” ujar Appi.
Ia menegaskan bahwa Makassar adalah rumah bersama yang harus dijaga dengan ketenangan dan saling menghargai.
“Dengan menjaga ketenangan dan saling menghargai, insya Allah Makassar akan selalu menjadi kota yang rukun dan maju bagi kita semua,” tambahnya.
Appi juga menyoroti pentingnya menyalurkan aspirasi secara damai. Menurutnya, demokrasi bukan ruang untuk kekerasan, melainkan untuk menyampaikan pendapat dengan cara yang benar.
“Yang kita tolak adalah kekerasan, premanisme, dan tindakan yang melampaui batas. Karena akibatnya, saudara-saudara kita yang tidak berdosa menjadi korban,” tegasnya.
Wali kota muda itu berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persatuan. Ia mengingatkan, aksi anarkis hanya akan merugikan masyarakat luas.
“Makassar ini tempat kita semua mencari nafkah dan membesarkan anak-anak. Mari kita jaga kota ini tetap damai dan aman,” ucapnya.
Appi pun menutup pesannya dengan ajakan agar seluruh pihak menyelesaikan situasi pasca-insiden DPRD dengan kepala dingin.
“Mari kita buktikan bahwa warga Makassar mampu menjaga kotanya dengan persaudaraan dan kebersamaan,” pungkasnya. (*)








