Makassar, Selasa, 14 Januari 2025 — Upaya mempererat sinergi antar institusi negara kembali diwujudkan melalui kunjungan silaturahmi Ketua Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Dr. I Wayan Gede Rumega, S.H., M.H., ke DPRD Kota Makassar. Kunjungan ini diterima langsung oleh Ketua DPRD, Supratman, di ruang rapat pimpinan DPRD, dan dihadiri pula oleh pimpinan anggota serta jajaran Sekretariat DPRD.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat relasi antarlembaga, khususnya antara lembaga legislatif dan yudikatif di tingkat kota. Dialog terbuka dan santai berlangsung selama pertemuan, dengan pokok pembahasan yang berfokus pada pentingnya membangun komunikasi lintas sektor guna menjawab berbagai tantangan pelayanan publik, terutama yang bersinggungan dengan aspek hukum.
“Kami percaya bahwa sinergi yang kuat antara DPRD dan Pengadilan Negeri akan memberikan dampak signifikan dalam hal peningkatan pemahaman hukum masyarakat serta mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” kata Supratman dalam keterangannya.
Ia juga mengusulkan perlunya merancang sejumlah agenda kolaboratif ke depan, seperti penyuluhan hukum di tingkat kelurahan dan kecamatan, program edukasi hukum di sekolah-sekolah, serta seminar bersama yang dapat mempertemukan wakil rakyat, aparat peradilan, dan masyarakat sipil.
Sementara itu, Ketua PN Makassar, Dr. I Wayan Gede Rumega, mengungkapkan bahwa pihaknya siap untuk menjalin kerja sama dengan DPRD dalam bentuk kegiatan bersama yang berorientasi pada peningkatan kesadaran hukum dan pelayanan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi ini bukan hanya sebatas formalitas, tetapi sebagai langkah awal untuk membangun kepercayaan dan kerja sama yang produktif.
“Kami berharap pertemuan ini bisa menjadi awal dari kerja sama nyata. Pengadilan Negeri tidak bisa berjalan sendiri, kami membutuhkan dukungan legislatif dan masyarakat agar keadilan bisa benar-benar dirasakan oleh seluruh warga,” ungkap Dr. I Wayan.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam ini menciptakan suasana harmonis dan penuh semangat kebersamaan. Kedua belah pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti pertemuan ini dengan perencanaan program-program konkret yang akan dirancang bersama.
Kunjungan ini menegaskan pentingnya dialog dan kolaborasi antar lembaga sebagai fondasi utama membangun kota yang inklusif, adil, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.(*)










