Aspirasi Warga Makassar Disampaikan DPRD: Dari Lapangan Kerja hingga Solusi Banjir dan PLTSa

oleh

MAKASSAR — Dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar pada Jumat (15/08/25), anggota dewan dari berbagai daerah pemilihan memaparkan aspirasi warga yang dihimpun selama masa reses. Fokus utama mencakup isu ketenagakerjaan, infrastruktur, kebersihan, keamanan, hingga penanganan banjir di sejumlah wilayah.

Juru bicara Dapil II, Ismail, menyoroti perlunya pemerintah kota membuka lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kesejahteraan warga secara merata. Ia mengapresiasi perencanaan pembangunan Pemkot Makassar yang dinilai efektif, namun menekankan pentingnya respon cepat terhadap dinamika kehidupan masyarakat.

Anggota DPRD dari Dapil III, Idris, mengingatkan agar pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Kecamatan Tamalanrea ditinjau ulang. Wilayah yang padat penduduk itu rawan menimbulkan masalah baru, mulai dari polusi udara hingga kemacetan lalu lintas.

Selain itu, DPRD menyoroti masalah kebersihan dan manajemen persampahan. Warga mengeluhkan armada pengangkut sampah yang tua dan kurang operasional. Perluasan sosialisasi iuran sampah gratis juga dinilai penting agar masyarakat memahami kebijakan secara menyeluruh.

Dalam aspek infrastruktur, DPRD mendorong perbaikan jalan berlubang dan penambahan penerangan publik, serta memastikan keamanan lingkungan dengan pengawasan ketat di area rawan kriminalitas. Banjir di Tamalanrea dan Biringkanaya juga menjadi catatan serius, dengan DPRD meminta koordinasi lebih erat dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk menemukan solusi permanen.

“Pemerintah kota harus memberikan hasil kerja yang nyata, menjaga kepercayaan masyarakat, serta menindaklanjuti isu mendesak yang disampaikan warga,” ujar Idris menutup sesi paripurna.

Rapat paripurna ini menjadi wujud komitmen DPRD Makassar untuk menyalurkan aspirasi warga, memastikan setiap kebijakan dan proyek pembangunan sejalan dengan kebutuhan masyarakat, lingkungan, dan keberlanjutan kota. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.