Miris, Perusahaan DHT Menganggap Pekerjanya Seorang Pengemis

oleh -1 views
ACCARITA, — Dampak Virus Corona atau Covid-19 sudah dirasakan oleh para pekerja di Kabupaten Gowa. Sesuai data yang diperoleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), setidaknya sudah ada 65 dari 11 perusahaan  orang yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan yang dirumahkan 312 dari 14 perusahaan.
Kepala Disnaker Kabupaten Gowa  H. Rafiuddin mengatakan jumlah itu diprediksi bertambah banyak seiring wabah Virus Corona yang belum juga teratasi. Sedangkan, di Kabupaten Gowa tercatat ada 25 perusahaan yang melakukan PHK kepada pekerjanya.
Kadis Disnaker Kabupaten Gowa

 

“Kalau yang akibat dampak langsung dari Corona per hari ini ada sekitar 375 pekerja, namun masih berpotensi bertambah,” ungkap
H. Rafiuddin saat dihubungi lewat Whatsappnya belum lama ini.
Sementara itu Wempi pihak perusahaan
PT DHT yang di berhentikan karyawannya saat dikomfirmasi belum lama ini mengatakan, saya tidak tau bahwa ada karyawan kami yang di diberhentikan sepihak, ucapnya
Kami juga dari pihak perusahaan syah syah saja apabila melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap karyawan kami disini karna pegawai yang kami PHK tersebut datang ke mari meminta pekerjaan dengan cara mengemis kekami.
Dilain pihak Rahmayadi Humas DPP Poros Rakyat menyatakan dengan tegas bahwa perusahaan DHT dalam menjalankan amanah Nasional guna mensejahterakan pekerja sangat melanggar UU pekerja pasal 13 thn 2013, dimana setiap pekerja wajib dibuatkan kesepakatan kerja, apapun jenis pekerjaannya, dan latar belakang pendidikannya, mensejahterakan pekerja dan keluarganya.
Tidak boleh ada Perusahaan di bumi NKRI yg menganggap bahwa pekerja datang MENGEMIS, sebuah bahasa yg sangat kurang sopan dan mencederai asas moral Pancasila yg kita emban selama ini, kata Randy panggilan sehari-harinya
Rahmayadi Humas DPP POROS RAKYAT

 

Kami harap atas nama DPP LEMBAGA POROS RAKYAT INDONESIA, Meminta kepada DINAS TENAGA KERJA GOWA & PROV mengambil tindakan keras atas kesewenang wenangan pihak PT DHT yg menganggap pekerja dari GOWA sebagai pengemis.
(Tim)

Tentang Penulis: Penulis Website

Pimpinan Redaksi Accarita.com