Kunjungi Jeneponto dan Bantaeng, Salapang Community Distribusikan Bantuan untuk Korban Banjir

oleh -0 views

ACCARITA – Musibah banjir bandang yang terjadi pada Jumat 12 Juni 2020 melanda dua kabupaten di Sulsel yakni Jeneponto dan Bantaeng. Peristiwa itu disebabkan oleh meluapnya Sungai Calendu dan jebolnya Cekdam Balang Sikuyu yang selama ini berfungsi sebagai pengendali banjir. Akibatnya sejumlah rumah warga tergenang air berlumpur di dua kabupaten tersebut.

Bencana tersebut, membuat Salapang Community kembali tergerak untuk melakukan aksi kemanusiaan. Para anggota komunitas yang berpusat di Kabupaten Gowa kemudian membuka donasi dan mengumpulkan bantuan dari berbagai pihak.

Koordinator Bidang Sosial dan Ekonomi Salapang Community, Hermanto menuturkan bahwa pengumpulan donasi kita mulai sejak 13 Juni 2020 yang kita beri nama dari Gowa untuk Jeneponto dan Bantaeng. “Alhamdulillah hingga 16 Juni 2020 sudah banyak yang terkumpul, sehingga kami memutuskan untuk segera menyalurkan bantuan tersebut pada Rabu, 17 Juni 2020 yang langung oleh Sekretaris Umum Salapang Community, Nur Qadri, SE ,” ucapnya.

Hermanto menyebutkan bahwa adapun bantuan yang disalurkan berupa telur, mie instan, beras dan sejumlah pakaian layak pakai. “Di Jeneponto, kami menyempatkan diri bersilaturahmi dan berkoordinasi dengan Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir sebelum melakukan penyerahan bantuan untuk para korban berlangsung di Posko Induk Bencana Kecamatan Rumbia, sementara di Bantaeng, bantuan kami salurkan di Posko Induk Bantaeng dan diterima langsung oleh Ketua Posko Bantuan Banjir Bandang yang juga merupakan Ketua KNPI Kab. Bantaeng, Muh Lutfi Yahya,” bebernya.

Secara khusus, Dandim 1425 Jeneponto Letkol Inf Irfan Amir mengapresiasi kepedulian dari Salapang Community yang cepat tanggap dalam membantu warga yang terdampak banjir di daerah Bantaeng. “Semoga bantuan yang disalurkan menjadi ladang amal bagi para anggota Salapang Community dan juga kepada para donatur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Salapang Community, Yerri mengatakan bahwa selama ini kegiatan-kegiatan sosial yang kami lakukan itu difokuskan di Kabupaten Gowa, namun karena kami prihatin akan musibah yang melanda saudara dan tetangga kabupaten kita, makanya kami memutuskan membuka donasi untuk sedikit meringankan beban saudara-saudara kita disana.

“Meskipun yang kami salurkan jumlahnya tidak seberapa, namun ini merupakan bentuk solidaritas kepada saudara-saudara yang terkena musibah bencana banjir bandang. Kami berharap penyaluran bantuan ini dapat tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan oleh warga yang terkena dampak banjir,” jelasnya.

Kegiatan penyaluran bantuan ini juga didukung oleh Republik Kepompong Management.