Gegara Postingan Bohong, BMI Laporkan Pemilik Cafe di Panciro

oleh -37 views

Sungguminasa, ACCARITA – – –  Kami dari brigade muslim indonesia hari ini kamis 22 juli 2021  membuat laporan resmi ke polres gowa mengenai dugaan penyebaran informasi bohong melalui media sosial secara live, dan media on line yang diduga di lakukan oleh pasangan pasutri pemilik kafe di desa panciro saat terjadi insiden penganiayaan oleh oknum satpol pp,,laporan ini didasari oleh beberapa temuan kami antara lain

1. Kami telah melihat rekaman vidio yang diduga sengaja diviralkan kemasyarakat secara live oleh pemilik kafe dimana dalam vidio itu ada penyampaian ke masyarakat bahwa kondisi ibu amriana berada dalam keadaan hamil dan mengalami pecah ketuban kondisi ini membuat masyarakat semakin terprovokasi sehingga muncullah  bullian, munculnya vidio yang mengajak duel, munculnya meme yang sifatnya kekerasan secara pshisikis dan banyak lagi

2.Kita sdh membaca berita bahwa hasil tes plano ibu amriana tdk menunjukkan tanda tanda hamil dan saat akan di lakukan usg ibu amriana menolak dan secara tegas mengatakan kehamilannya tdk bisa di deteksi medis, tetapi beberapa hari kemudian suami ibu amriana melalui sebuah siaran live lewa akun ivan van haoten secara tegas mengatakan bahwa hasil usg ibu amriana menunjukkan kandungan dalan keadaan kosong kondisi ini kemudian diperkuat oleh jumpa pers pihak pengacara dan pasutri tersebut dan juga menyatakan hasil usg kosong.

3.Kita berharap dengan kondisi ini pasutri bisa legowo  menerima kenyataan bahwa dia tdk dalam kondisi hamil dan meminta maaf tetapi yang yang diperlihatkan adalah justru sebuah tindakan yang kami nilai sebagai usaha mempertahankan kebohongan dimana pasutri ini paham hasil plano dan usg menunjukkan bahwa ibu amriana tdk dalam keadaan hamil tetapi mereka tetap ngotot dan menyampaika ke masyarakat  bahwa ibu amriana dalam keadaan hamil

Kondisi inilah yang membuat kami harus mengambil langkah hukum dan membuat laporan resmi ke polres gowa, kami malah curiga jangan sampai drama ini dibuat untuk kepentingan followersnya.

Pada kesempatan ini sy ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa kami dari brigade muslim indonesia pada dasarnya sangat prihatin dengan kejadian penganiayaan yang menimpa pasutri pemiliki kafe,,tetapi kita harus belajar bijak untuk melihat kejadian ini secara keseluruhan, kami ingin semua dugaan tindak pidana yg terjadi di lokasi tersebut dapat di proses secara hukum baik yang di duga dilakukan oleh pihak oknum satpol pp atau pemilik kafe agar kedua bela pihak dapat merasakan keadilan hukum, oleh karena itu sy menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa lebih bijak agar tdk terprovokasi dan menyerahkan sepenuhnya masalah ini ke aparat kepolisian

(BMI)