Di Los Angeles Business Meeting, Danny Pomanto Paparkan 10 Peluang Investasi Kota Makassar

oleh -28 views

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto, melakukan pertemuan bisnis bersama Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Los Angeles, Amerika Serikat (AS), Selasa (26/7/2022) malam waktu setempat.

Pertemuan tersebut membahas terkait peningkatan Kota Makassar melalui kerja sama diaspora Indonesia dan komunitas bisnis di Los Angeles.

Di hadapan komunitas bisnis dan Konsul Jenderal RI di Los Angeles, Saud Purwanto Krisnawan, Danny Pomanto memaparkan 10 peluang investasi terbaik Kota Makassar.

Di antaranya, Makassar Sombere’ & Smart City Hall atau dikenal dengan New Balai Kota, The Master (Terminal, Hotel, Mall, Stadium, Expo & Recreation), hingga Balang Tonjong Lakeside Resort (super block, recreation & water conversation).

Lalu, Tallo River Eco Town, Somba Opu Double Decker City Walk, Sombere’ Makassar LRT, Green Parking Garage, Makassar Waste to Energy, City Fiber Optic Network, dan Integrated City Toll Road.

Danny Pomanto menilai program ini memiliki prospek yang sangat baik untuk Kota Makassar. Apalagi peluang investasi tersebut merupakan perwujudan program pengembangan kota baru, yaitu bagian dari pengembangan kawasan kumuh menjadi pusat bisnis, pendidikan, ekologi, budaya, wisata, dan yang lainnya.

“Kota Makassar berada pada posisi strategis untuk pengembangan bisnis. Makanya beberapa peluang investasi yang saat ini sementara dikembangkan pemerintah kota itu kita kenalkan juga ke negara lain,” beber Danny Pomanto.

Karena itu, pemerintah kota membuka peluang yang selebar-lebarnya bagi negara lain yang ingin berinvestasi di Kota Makassar.

Danny Pomanto juga secara khusus mengundang Konsul Jenderal RI di Los Angeles, Saud Purwanto Krisnawan, untuk menghadiri Makassar Eight Festival and Forum (F8) yang akan digelar pada September 2022 mendatang.

“Jadi potensi Makassar cukup besar karena dapat men-support ekonomi Indonesia. F8 juga dari tahun ke tahun itu kita jadikan sebagai ajang investasi dengan melibatkan banyak negara,” tuturnya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.