Tim Penilai SSL 2019 Apresiasi Rumah Baca di Borong

oleh

ACCARITA – Persaingan pada ajang Sombere’ & Smart Lorong (SSL 2019) berlangsung semakin ketat. Pada fase penilaian untuk zona satu, warga lorong terlihat berusaha menonjolkan keunggulan yang ada di masing-masing wilayahnya.

Seperti saat tim penilai menyisir salah satu lorong di Jalan Toddopuli 9, kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Jumat (8/3/2019). Selain kebersihan lingkungan, warga setempat juga berhasil membuat takjub para tim penilai dengan keberadaan rumah baca “Philosophia” yang bersisian dengan rumah-rumah warga.

“Buku-buku nya begitu lengkap dan beragam. Bahkan, buku-buku best seller juga banyak berjejer dirak-rak yang di bentuk sedemikian artistik. Ini betul-betul lorong yang cerdas” ujar Ketua SSL 2019, DR. Sakkapati usai membuka sejumlah lembaran buku yang terdapat di rumah baca tersebut.

Rumah baca “Philosophia” selama ini di kelola oleh sejumlah mahasiswa pecinta buku yang ada di lorong tersebut. Ratusan koleksi buku yang memenuhi seluruh sisi ruangan menjadi pilihan yang disiapkan secara gratis untuk warga lorong yang ingin menambah wawasan lewat buku.

“Tentu saja ini menjadi perhatian khusus bagi kami. Tidak banyak lorong yang menyiapkan rumah baca dengan koleksi buku yang begitu representatif seperti ini. Kedepannya kita berharap, ini menjadi contoh dan meminta agar ini tetap dijaga, dan kalau perlu di buat lebih nyaman. Seperti penambahan fasilitas taman bermain untuk anak, atau pun juga akses internet gratis bagi warga. Intinya, ini sangat kami apresiasi” lanjut Sakkapati dengan wajah berseri.

Sementara itu, Sekertaris camat Manggala, Emil Yudianto yang hadir bersama Lurah Borong, Suryadi mengaku sangat terbantu dengan adanya SSL 2019.

“Sebenarnya, pembenahan lorong memang sudah menjadi tanggungjawab kami bersama warga di kecamatan. Namun berkat SSL ini, motivasi kami menjadi meningkat,bahkan berlipat-lipat. Tentu saja kami optimis menang, meskipun kami melihat di kecamatan lain juga melakukan pembenahan yang begitu total” ujar Emil Yudianto yang disambut aplaus seluruh warga lorong yang hadir.

Selain rumah baca, di lorong Toddopuli ini juga terdapat koran dinding, tanaman hijau, termasuk graviti estetik dengan berbagai pesan-pesan positif yang menempel di dinding-dinding lorong.

Rencananya, tim penilai akan bergerak ke Kelurahan Tamalanrea, Kecamatan Tamalanrea, pada Senin (11/3/2019) mendatang untuk dilakukan penilaian serupa.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.