MAKASSAR — Dalam upaya memperluas cakupan layanan dan menjamin keadilan akses air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar kembali meluncurkan program inovatif. Salah satu yang menjadi sorotan publik adalah program sambungan gratis untuk warga kurang mampu.
Program ini merupakan implementasi dari visi sosial Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang menginginkan seluruh lapisan masyarakat—termasuk mereka yang kurang mampu—mendapatkan akses terhadap layanan air bersih tanpa terbebani biaya pemasangan awal.
“Program ini menyasar masyarakat yang memang layak dibantu. Kami memiliki parameter khusus untuk menentukan siapa yang berhak menerima sambungan gratis ini,” jelas Kepala Seksi Humas PDAM Makassar, Hasan, saat ditemui di kantornya, Rabu (19/6/2025).
Beberapa kriteria utama penerima manfaat adalah memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK) dan menggunakan listrik dengan daya antara 450 hingga 900 watt.
Saat ini, tim survei dari PDAM Makassar telah turun ke sejumlah wilayah untuk mendata dan memverifikasi calon penerima. Peluncuran program dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar dalam waktu dekat.
“Ini adalah bentuk konkret dari komitmen pemerintah kota dalam mewujudkan Makassar yang lebih inklusif dan ramah terhadap kelompok rentan,” tambah Hasan.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan tidak ada lagi warga Kota Makassar yang kesulitan mengakses air bersih hanya karena hambatan biaya pemasangan.










