PDAM Makassar Resmi Putus Kontrak Ratusan Karyawan: Manajemen Minta Maaf dan Ucapkan Terima Kasih

oleh

MAKASSAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar resmi mengakhiri hubungan kerja dengan ratusan karyawan kontrak yang masa kerjanya berakhir pada Mei 2025 ini. Kebijakan ini diambil sebagai langkah efisiensi yang disebut manajemen sebagai “keputusan berat namun diperlukan” untuk menyelamatkan perusahaan.

Kepala Seksi Humas PDAM Makassar, Hasan, mengatakan keputusan ini bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, perusahaan menghadapi berbagai tantangan internal yang memaksa dilakukan rasionalisasi pegawai.

“Manajemen PDAM memohon maaf atas kebijakan ini. Ini terpaksa dilakukan demi penyelamatan perusahaan. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini,” kata Hasan, Selasa (28/5/2025).

Ia juga menyampaikan harapan agar para karyawan yang kontraknya tak diperpanjang dapat memahami kondisi yang terjadi saat ini.

Langkah pemutusan kontrak ini memantik perhatian masyarakat, mengingat PDAM Makassar selama ini mengandalkan tenaga kontrak untuk mendukung operasional di lapangan.

Manajemen belum menyampaikan angka pasti jumlah karyawan yang terdampak, namun dipastikan mencapai ratusan orang.

Kebijakan ini dinilai sebagai salah satu upaya PDAM Makassar menata ulang struktur organisasi dan menyesuaikan beban operasional dengan pendapatan perusahaan. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.